Ketentuan Lab PDPT


Pemberdayaan Lab PDPT sebagai Open Computing Facilities - Universitas Indonesia




Pendahuluan

UI sudah menggunakan teknologi informasi untuk menjalankan proses pendidikan seperti terlihat pada penggunaan SIAK-NG oleh mahasiswa, dosen, sub-bag akademik, dekan/wakil dekan, serta Direktorat Pendidikan. Keterlibatan stake holder dalam SIAK-NG, termasuk mahasiswa mengharuskan mereka untuk mendapatkan akses fasilitas teknologi informasi, karena memang hanya itu sarana yang dimungkinkan agar kepentingannya bisa di laksanakan.

Selain untuk menjalankan proses bisnis, UI menginginkan untuk dapat memberikan layanan perkuliahan terbaik bagi para mahasiswanya sesuai dengan visinya untuk menjadi universitas kelas dunia. Salah satu bentuk layanan yang dimungkinkan adalah layanan akses fasilitas teknologi informasi . Dengan layanan ini mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk mengerjakan tugas perkuliahan, melalui riset, atau menjelajah internet untuk mendapatkan akses kasanah ilmu tanpa batas.

Fasilitas Komputer Terbuka

Untuk merealisasikan layanan akses teknologi informasi ini, salah satu kebijakan yang dapat diambil UI adalah dengan menggunakan fasilitas teknologi informasi yang sekarang ini relative idle seperti lab PDPT. Untuk itu PPSI mengusulkan untuk membuat pilot project memanfaatkan salah satu lab PDPT yang terletak di UPT perpustakaan menjadi Fasilitas Komputer Terbuka bagi civitas academica UI. Dengan penmanfaatan ini, maka lab tersebut akan dibuka untuk civitas academica dari pukul 08.00 hingga pukul 21.00. Pengelolaan akan dilakukan oleh PPSI, dimana PPSI akan merekrut tenaga mahasiswa untuk menjadi asisten lab yang bekerja pada shift waktu yang telah ditentukan. Honor akan dihitung perjam kerja, sedangkan anggaran pelaksanaan akan dibebankan pada kas kecil PPSI.

Adapun fasilitas yang akan disediakan pada lab ini nantinya adalah fasilitas komputer beserta dengan perangkat lunaknya, fasilitas pencetakan (printing), fasilitas pemindaian (scanning), serta fasilitasi bantuan teknis melalui asisten lab.

Selain memberi layanan pada mahasiswa, pembukaan lab terbuka di lingkungan perpustakaan ini juga diharapkan memberi imbas positif pada perpustakaan dengan peningkatan jumlah pengunjung. Perekrurtan mahasiswa sebagai asisten lab diharapkan juga dapat sedikit membantu mahasiswa yang Financially unfortunate.

Pelaksanaan

Mahasiswa yang berminat uintuk menjadi asisten lab, bisa mendaftar melalui web untuk kemudian diproses lebih lanjut oleh Tata Usaha PPSI. Keterlibatan mahasiswa dalam menjaga fasilitas komputer dibagi dalam 3 shift (setiap shift akan dijaga oleh satu orang asisten lab):

Waktu Biaya/Upah
9.00 - 13.00 Rp. 10.000,-/jam
13.00 - 17.00 Rp. 10.000,-/jam
17.00 - 21.00 Rp. 12.000,-/jam

 

Dengan jam buka setiap hari senin sd jumat, total biaya honor asisten lab yang diperlukan setiap harinya adalah Rp. 128.000,- atau Rp. 2.944.000 per bulan (dengan satu bulan 23 hari kerja).
Persiapkan Perangkat Lab

Pada saat ini, status lab PDPT Perpustakaan adalah sebagai berikut :

  • Jumlah komputer : 45 unit
  • Printer dan Scanner : belum ada
  • Petugas kebersihan : temporer, hanya bila ada kegiatan

Pada saat ini, lab tersebut hanya digunakan bila ada permintaan saja. Agar lab tersebut siap untuk dipergunakan sebagai Open Computing Facilities, maka diperlukan beberapa perubahan sebagai berikut :

  • Diperlukan perubahan setting pada windows, sehingga pengguna bisa melakukan login dengan menggunakan account UI masing-masing
  • Diperlukan pengadaan printer dan scanner
  • Perlu print server yang bisa mencatat jumlah pemakaian cetakan kertas
  • Diperlukan pula koordinasi lebih lanjut dengan pihak Satuan Keamanan (Satpam). Dengan meningkatnya pengunjung lab, berarti juga diperlukan pengawasan yang lebih baik terhadap perangkat lab maupun terhadap kendaraan pengunjung.
  • Pada masa yang akan dating, akses masuk ke lab bisa menggunakan Smart Card UI.

 

Pedoman Kerja Asisten Lab
Open Computing Facilities
Universitas Indonesia

 

  1. Meminta kunci petugas perpustakaan (shift 1)
  2. Memeriksaan keadaan PC
  3. Melaporkan ke PPSI bila terdapat masalah. Baik itu masalah pada komputer, maupun masalah lainnya (termasuk masalah kebersihan)
  4. Mengisi absensi petugas
  5. Memeriksa identitas (KTM) pemakai lab, memastikan bahwa pemakai adalah warga UI.
  6. Meminta pemakai lab untuk mengisi form yang disediakan
  7. Pada dasarnya, warga UI bisa memakai lab komputer untuk waktu yang tidak dibatasi (dari pagi sampai malam). Namun demikian - bila terdapat banyak antrian - maka pemakai lab yang terlama dimohon dengan sopan untuk meninggalkan lab.
  8. Bila asisten lab tidak masuk (berhalangan), harap menghubungi rekan lainnya untuk mencari asisten pengganti. Harus dipastikan bahwa jadwalnya ada yang menggantikan.
  9. Pada saat pergantian shift, asisten lab tidak diperbolehkan meninggalkan lab sebelum penggantinya dating.
  10. Memeriksa status PC dan mematikan PC yang masih hidup (shift 3)
  11. Mematikan AC
  12. Mengunci lab dan menyerahkan kunci ke petugas perpustakaan (shift 3)